Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk membangun semangat belajar anak-anak melalui berbagai aktivitas bercerita yang menyenangkan. Dengan beragam metode kreatif, anak dapat mengeksplorasi imajinasi, melatih keterampilan berbicara, serta berinteraksi secara aktif dalam suasana yang penuh keceriaan. Berikut ini adalah variasi kegiatan yang bisa dilakukan oleh anak didik di pagi hari agar semakin bersemangat belajar di sekolah. Baca juga:Ice Breaking Simple Seru untuk Belajar Hewan di Kurikulum Merdeka 1. Eksplorasi alam: Anak diajak mengamati tanaman, serangga, atau batu di sekitar lingkungan sekitar. Mereka belajar mengenali alam dan mengembangkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan sekitar. 2. Menirukan gerakan dalam cerita: Ceritakan kisah yang melibatkan gerakan seperti melompat atau berlari, lalu ajak anak menirukannya. Aktivitas ini membantu anak memahami cerita dengan lebih mendalam dan melatih koordinasi tubuh. 3. Boneka bercerita: Gunakan boneka tangan untuk menceritakan kisah sederhana dengan suara dan ekspresi yang menarik. Anak-anak dapat menirukan suara tokoh dan berinteraksi dengan boneka untuk membuat cerita lebih hidup. 4. Kotak cerita kejutan: Anak mengambil satu benda dari kotak misteri, lalu guru atau anak mengembangkan cerita berdasarkan benda tersebut. Kegiatan ini melatih kreativitas dan daya imajinasi dalam bercerita. Baca juga:6 Kegiatan Pembuka Kelas PAUD yang Seru dan Menyenangkan 5. Bernyanyi dan menari: Anak mengikuti lagu sambil menari sesuai irama atau lirik lagu yang dinyanyikan. Kegiatan ini meningkatkan koordinasi tubuh dan memperkaya kosakata anak. 6. Tebak suara: Anak mendengarkan suara dari berbagai benda atau hewan dan menebak sumber suara tersebut. Aktivitas ini melatih pendengaran, daya ingat, serta keterampilan menghubungkan suara dengan objek. 7. Bermain peran: Anak-anak berpura-pura menjadi tokoh tertentu, seperti seorang dokter atau koki, dengan menggunakan properti sederhana. Aktivitas ini membantu mereka mengenal berbagai profesi sambil berlatih berbicara dan berinteraksi. 8. Balapan karung mini: Anak melompat di dalam kantong kecil menuju garis akhir dalam sebuah perlombaan kecil. Kegiatan ini meningkatkan koordinasi tubuh dan memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan. 9. Menyusun balok: Anak membangun berbagai bentuk dengan balok sesuai dengan kreativitas mereka. Aktivitas ini membantu mengembangkan koordinasi tangan-mata serta keterampilan pemecahan masalah. Baca juga:15 Kegiatan Pembuka Kelas untuk Anak Usia 3-4 Tahun Agar Makin Semangat Belajar 10. Papan flanel bercerita: Tempelkan gambar karakter pada papan flanel untuk membantu anak memahami alur cerita secara visual. Anak-anak dapat memindahkan gambar dan menyusun kembali urutan cerita sesuai pemahaman mereka. 11. Eksperimen sains sederhana: Anak mengamati perubahan sederhana, seperti mencampur warna atau membuat gelembung sabun. Aktivitas ini memperkenalkan konsep sains secara menyenangkan dan mudah dipahami. 12. Meronce manik-manik: Anak memasukkan manik-manik ke dalam tali untuk membentuk pola atau gelang. Kegiatan ini melatih kesabaran serta koordinasi mata dan tangan. 13. Lomba menyortir: Anak memilih dan memilah benda berdasarkan warna, ukuran, atau jenis yang sama. Aktivitas ini mengajarkan keterampilan klasifikasi dan memperkuat pemahaman konsep dasar. 14. Musik dan cerita: Guru menyelingi cerita dengan lagu atau musik yang sesuai agar anak lebih terlibat dalam cerita. Musik membantu meningkatkan daya ingat serta pemahaman anak terhadap isi cerita. 15. Permainan warna dan bentuk: Anak mencocokkan atau menyusun benda berdasarkan warna dan bentuk yang sesuai. Permainan ini membantu melatih pengenalan warna, bentuk, serta kemampuan berpikir analitis. 16. Cerita berantai: Guru memulai cerita dengan satu kalimat, lalu anak-anak bergiliran menambahkan bagian cerita sesuai imajinasi mereka. Aktivitas ini melatih kreativitas dan keterampilan berbicara anak. 17. Mencari harta karun: Anak mencari benda tersembunyi berdasarkan petunjuk sederhana yang diberikan guru. Permainan ini melatih fokus, ketelitian, dan rasa ingin tahu anak. Baca juga:Kegiatan Awal Pembelajaran "Pemantik" Fokus Siswa 18. Cerita bergambar interaktif: Guru membacakan buku bergambar besar dan mengajak anak-anak menebak atau menjawab pertanyaan tentang cerita. Interaksi ini membantu melatih daya ingat serta kemampuan berpikir kritis anak. 19. Cerita dengan bayangan: Gunakan cahaya dan tangan atau boneka bayangan untuk menciptakan efek visual saat bercerita, seperti wayang. Anak-anak akan menikmati bayangan bergerak sambil mendengarkan cerita yang penuh imajinasi. 20. Lintasan rintangan mini: Anak melewati rintangan sederhana seperti merangkak di bawah meja atau melompati garis. Kegiatan ini melatih keseimbangan, motorik kasar, dan keberanian anak. 21. Berkreasi dengan playdough: Anak membentuk berbagai objek dari playdough sesuai dengan imajinasi mereka. Aktivitas ini membantu meningkatkan kreativitas dan melatih otot tangan. 22. Sensory play: Anak bermain dengan bahan seperti pasir, air, atau biji-bijian untuk merasakan tekstur dan bentuk yang berbeda. Aktivitas ini melatih indra peraba dan meningkatkan koordinasi motorik halus. 23. Mencocokkan pola: Anak menyusun benda atau gambar sesuai pola yang telah ditentukan oleh guru. Kegiatan ini melatih daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir logis. 24. Cerita berperan: Anak-anak memilih peran dari cerita dan memainkannya dengan gerakan atau suara sesuai tokohnya. Mereka belajar memahami emosi dan ekspresi karakter melalui bermain peran. RIRI: Cerita Anak Interaktif yang Bermanfaat Membangun Karakter Positif si Kecil
Aktivitas pembuka kelas sangat penting diaplikasikan kepada anak-anak PAUD. Dilansir dari Classcraft.com, melakukan aktivitas baru di awal kelas dapat memotivasi anak untuk mau datang ke sekolah, mendongkrak nilai, dan mendorong perilaku positif. Saat anak-anak PAUD belajar tentang tanaman, aktivitas pembuka kelas juga bisa dipraktikkan kepada anak-anak didik. Inilah beberapa contoh aktivitas pembuka kelas yang sederhana dan menyenangkan untuk membuka pembelajaran tema tumbuhan. Baca juga:Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik: Tanaman Buah, Manfaat Tumbuhan Ajak Anak PAUD Belajar Jenis dan Manfaat Tanaman Obat dengan Variasi Aktivitas Seru! 1. Sambutan Hangat dan Ceria Sebagai Bunda PAUD, menghafal nama-nama anak didik adalah suatu hal yang penting. Anak-anak didik akan merasa diperhatikan bila ia dipanggil namanya atau diberi sapaan yang hangat serta penuh semangat. Berikan senyuman terbaik kepada setiap anak-anak didik, agar mereka merasa diterima. Ajaklah anak-anak didik menjawab pertanyaan sederhana tentang tanaman, misalnya tentang aneka macam ciptaan Tuhan, hingga pada pertanyaan tentang tanaman yang merupakan salah satu ciptaan Tuhan. Lagu SENYUMAN SEDEKAH SEDERHANA bisa menjadi penyemangat anak-anak didik di pagi hari. 2. Pengenalan Tanaman Kegiatan ini bermanfaat untuk menjelaskan beberapa hal penting tentang tanaman, misalnya: Bagian tanaman. Cara bertumbuh tanaman mulai dari biji. Manfaat tanaman. Cara merawat tanaman. Bunda PAUD bisa menjelaskan hal ini dengan media gambar, poster, atau video yang banyak tersedia di Youtube. Ajak Anak-Anak Didik Belajar Sambil Bermain bersama “Marbel Pelajaran TK dan PAUD”: 3. Bernyanyi Lagu Tentang Tanaman Setelah anak-anak didik merasa nyaman dan penuh semangat, Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk menyanyikan lagu-lagu bertema tanaman. Beberapa contoh judul lagu yang menarik untuk dinyanyikan antara lain adalah: Bagian Pohon Bunga Melati Bunga Mawar yang Indah Setelah bernyanyi, Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk berdiskusi tentang lagu yang baru saja dinyanyikan, misalnya: Lagu yang baru saja teman-teman menyanyikan mengisahkan tentang apa? Apa hal menarik di dalam lagu tersebut? 4. Mengajak Menari dengan Iringan Lagu Setelah anak-anak didik menguasai lagu yang diajarkan, Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk untuk bernyanyi dan menari, atau melakukan gerak lagu. Ajaklah anak-anak didik untuk melakukan gerakan-gerakan sederhana tentang lagu yang dinyanyikan, misalnya mengangkat tangan, menggelengkan kepala, dan lainnya. Jelaskan kepada anak-anak didik tentang makna gerakan yang dilakukan, misalnya menggoyangkan badan seperti seperti pohon yang ditiup angin. Berikan kesempatan kepada anak-anak didik untuk mengarang gerakan yang cocok pada satu baris syair lagu. Anak-anak usia dini dengan imajinasi mereka pasti mampu memberikan ide gerakan yang lucu dan menarik menurut versi mereka. 5. Bermain Bersama Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk bermain bersama atau melakukan permainan berkelompok. Beberapa permainan berkelompok yang seru adalah: Tebak TanamanPerlihatkan sebuah gambar tanaman kepada anak-anak didik, dan mintalah mereka menebaknya. Anak didik yang berhasil menebaknya akan mendapatkan hadiah atau poin / bintang. Mencocokkan GambarSiapkan gambar-gambar yang dibagi menjadi 3 kategori, yaitu buah-buahan, ragam bunga, dan aneka sayuran. Campur gambar-gambar buah, bunga, dan sayur, lalu mintalah anak-anak didik mengelompokkan sesuai dengan kategorinya. Permainan fisik juga sangat disarankan agar anak-anak didik semakin bersemangat dan meningkatkan kebugaran tubuh, misalnya dengan melakukan permainan di taman bunga, bermain kelereng di kebun sekolah, dan lainnya. Lembar Kerja Anak GRATIS: Bisa Menjadi Media Belajar dan Beraktivitas Anak PAUD 6. Kegiatan Praktik Kegiatan praktik atau praktik baik yang bisa dilakukan oleh anak-anak didik agar semakin memahami materi tema tanaman adalah: Praktik BerkebunBunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik untuk membuat kebun mini di sekitar sekolah. Ajarkan kepada anak-anak didik tentang cara merawat tanaman tersebut. Menanam Benih / BijiSiapkan pot-pot kecil, dan berikan kesempatan kepada anak-anak didik untuk menanam salah satu benih tanaman, misalnya kacang hijau. Ajak pula anak-anak didik untuk mempraktikkan cara merawatnya agar tumbuh menjadi tanaman yang baik dan subur. Bunda PAUD bisa mengajak anak-anak didik melakukan aneka kegiatan lainnya, misalnya mengerjakan lembar kerja anak atau membuat suatu kreasi kerajinan tangan. Sumber Referensi: 1. Classcraft.com. (2022). Innovative and fun ways to start class [1]